Humor

Gus Gur Ingin Nikahi Perempuan Satu Bis?
KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) diprotes oleh seorang penceramah di televisi gara-gara ada rombongan ibu-ibu pengajian satu bis yang mencium tangan Gus Dur saat sowan atau bersilaturrahim ke kediamannya di Pondok Pesantren Ciganjur, Jakarta Selatan.
”Itu ada ulama tapi koq bersalaman dengan perempuan, kan bukan muhrim,” kata penceramah itu. ”Mestinya dia memberikan pelajaran yang baik kepada ummat,” katanya agak kesal.
Gus Dur tertawa saja mendengar itu. ”Memangnya perempuan satu bis mau saya nikahi semua, hehehe,” katanya.
”Masa bersalaman aja nggak boleh, lagian saya kan tidak lihat satu-satu orang yang datang,” kata Gus Dur. (anam)

Nyi Roro Kidul Pakai Jilbab
Gus Dur ditanya serius tentang penyebab terjadinya gempa dan tsunami di Yogyakarta. Nah karena Gus Dur bukan ahli geologi maka dia menjawab sekenanya saja.
“Itu karena Nyi Roro Kidul marah karena dipaksa pakai jilbab,” kata Gus Dur. Ceritanya, Gus Dur sedang menyindir kelompok umat Islam di Indonesia yang memaksakan peraturan daerah (Perda) syariat Islam.

Sekalinya Gus Dur Kalah
Konon Gus Dur sempat memimpin perusahaan penerbangan Abdurrahman Wahid Air atau AW Air. Waktu itu Gus Dur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke kantornya, melihat para pegawainya bekerja.
Gus Dur sempat kaget melihat seorang yang duduk-duduk santai. Tidak bekerja. Padahal ini masih jam kerja.
“Kamu tidak bekerja?” tanya Gus Dur
“Maaf. Saya lagi istirahat Pak,” katanya.
Gus Dur tidak menjawab lagi. Pikirnya, karyawan ini sudah tidak bisa diberi ampun.
“Gajimu berapa sebulan?” Tanya Gus Dur.
“Satu juta Pak,” katanya.
“Ya sudah. Kamu saya kasih dua juta, dan kamu tidak usah lagi bekerja di sini.”
Orang tadi bengong, tapi uang pemberian Gus Dur tadi diterima begitu saja, dan dia langsung pergi.
Setelah itu, Gus Dur langsung memanggil salah seorang pimpinan direksi
“Hei. Orang tadi sudah saya kasih pesangon, tidak usah lagi bekerja di sini. Kita harus tertibkan manajemen perusahaan,” kata Gus Dur agak jengkel.
“Wah. Dia bukan karyawan sini Pak. Dia pengantar barang,” kata pimpinan.
“Hah…,” Gus Dur tak bisa berkata apa-apa. Kali ini Gus Dur kalah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: